Jumat, 16 Oktober 2015

002.MEMBACA DIBAI'YYAH / DIBA' AN DAN SHALAWATAN

002.MEMBACA DIBAI'YYAH / DIBA' AN DAN SHALAWATAN



Pengertian Diba’an
Sebagaimana kita ketahui, bahwa para ulama salaf banyak sekali yang menulis kitab, buku atau tulisan singkat yang berisi bacaan shalawat. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan sebuah bukti kecintaan mereka kepada Nabi yang disanjungnya. Bacaan shalawat yang berbentuk buku atau kitab antara lain : shalawat Dala'il, shalawat Bakriyah, shalawat Diba'iyyah dan lain-lain. Sedangkan yang berbentuk tulisan singkat antara lain shalawat Nariyah, shalawat Rajabiyah, shalawat Munjiyat, shalawat Fatih, shalawat Sa’adah. shalawat Badriyah dan lain- lain.
001. MEMBACA DO' A QUNUT

001. MEMBACA DO' A QUNUT


Sejak awal berdirinya Nahdlatul Ulama mengambil sikap bijaksana dengan menetapkan salah satu madzhab embat sebagai rujukan pengamalan-pengamalan dan penetapan hukum, akan tetapi secara ubudiyah, warga NU banyak yang mengikuti madzhab Syafi’i. Misalnya pada saat shalat Shubuh pada raka’at kedua setelah I’tidal warga kita membaca Do’a qunut.